Minggu, 26 Maret 2017

ARSITEKTUR WEB & APLIKASI UTAMA

       Sebelum membahas mengenai Arsitektur Web, kita wajib mengetahui apaitu Arsitektur. Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan, dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lanskap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.

Dalam pembahasan kali ini membahas mengenai Arsitektur didalam web yaitu perencanaan dalam merancang sebuah situs yang melibatkan teknis, kriteria estetis, fungsional dan relevan.

Aplikasi utama dalam perancangan sebuah situs website meliputi beberapa pokok bahasan, berikut akan dijelaskan mengenai pokok bahasan tersebut :

Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara klien dan server. Sebuah klien HTTP (seperti web browser atau robot dan lain sebagainya), biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Web hosting tertentu.


Hyper Text Markup Language (HTML)
HTML adalah bahasa markup internet (web) berupa kode dan simbol yang dimasukkan kedalam sebuah file yang ditujukan untuk ditampilkan didalam sebuah website. Bahasa HTML digunakan untuk membuat halaman web. Jika tidak memiliki HTML sebagai pondasi, kita tidak dapat mengimplementasikan bahasa lainnya seperti CSS (bahasa untuk mendesain website), Javascript (bahasa untuk menambah prilaku website), dan PHP (bahasa pemrograman server website). Semua halaman web pasti dibuat dengan menggunakan HTML.  Singkatnya, HTML adalah bahasa markup yang digunakan untuk membuat website.

INTERNET
Internet (interconnection-networking). Secara sederhana, Internet adalah kumpulan dari jutaan komputer di seluruh dunia yang terkoneksi antar yang satu dengan yang lain, yang sifatnya mengirim atau menerima data dan informasi antara komputer pengguna dengan situs yang dituju. Media koneksi yang digunakan bisa melalui sambungan telpon, serat optik (fiber optic), kabel koaksial (coaxial cable), satelit atau dengan koneksi wireless.

WEB SERVER
Sebelum membahas menyeluruh mengenai web server, saya akan bahas dulu apa itu server. Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan (service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan (network operating system). Web server berarti media penyimpanan atau basis data yang dapat diakses oleh komputer pengguna dengan media sebuah web atau situs di internet, data yang diakses dapat berupa teks, gambar, suara, vidio dan lain-lain.

BROWSER
Browser adalah sebuah software atau program yang digunakan untuk menjelajah internet dalam konteks komputer. Menjelajah ini termasuk melintasi, mengambil, dan menyajikan informasi di Internet atau World Wide Web. Informasi dari internet ini bisa merupakan sebuah halaman web, gambar, video, atau bagian lain dari konten website di internet. Jadi fungsi browser adalah untuk menampilkan informasi kepada pengguna internet.

TRANSACTION
Software atau program yang digunakan untuk mengakses dan bertransaksi didalam dunia internet yang bersifat jual beli, contohnya yaitu berinvestasi, perhitungan gaji.

User Generated Content (UCG)
Jadi User Generated Content (UCG) adalah konten yang lebih fresh dan menarik dengan membuat para pengunjungnya dapat berpartisipasi dengan mengupload konten berupa gambar, suara, atau vidio. Topik utama dari konten yang diupload oleh pengguna itulah yang menjadi bahasan disitus tersebut. Contoh situs-situs UCG adalah Wikipedia, YouTube, Flickr, DeviantArt, Blogspot/Wordpress, KasKus.


BLOGS
Blog merupakan singkatan dari "Web Log" adalah sebuah aplikasi web yang berupa tulisan-tulisan ataupun gambar yang biasa disebut dengan sebuah posting atau postingan dalam sebuah halaman website umum seperti blog. Situs web seperti blog ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik atau tujuan yang sedang dicari oleh pengunjung atau visitor dari search engine.

Blogging adalah suatu cara kita mengkomunikasikan sebuah gagasan pikiran atau ide kita, lalu menuangkannya kedalam sebuah blog untuk dijakan sebuah artikel atau postingan. Seberapa besar kemampuan kita dalam berkomunikasi akan sangat menentukan kesuksesan dan kepopularitasan dalam sebuah blogging. Biasanya para blogger pemula melakukan aktifitas blogging dengan mengisi sebuah buku tamu, mereka menyimpan atau menempelkan sebuah link blog mereka masing-masing dan mengharapkan sebuah kunjungan ke blog mereka, atau dengan cara berkomentar untuk medapatkan sebuah komentar balik disalah satu artikelnya. Cara ini memang sangat efektif dan relevan untuk dilakukan oleh seorang blogger pemula yang belum memiliki kepopularitasan masing-masing.

WIKIS
Wiki merupakan situs yang membuat para penggunanya berpartisipasi dan kretif dalam situsnya atau disebut juga  User Generated Content (UCG). Tetapi dalam Wiki hanya dapat memposting informasi berupa teks dan gambar saja.


FOLKSONOMIES
Folksonomies adalah sebuah metode untuk menciptakan dan mengatur tag yangmenjelaskan dan mengategorikan content. Tag tersebut umumnya merupakanhyperlink yang akan mengarahkan Anda pada sekumpulan item yangberhubungan dengan tag tersebut. Bentuk tag tidak selalu harus berupa teks,tetapi dapat juga berupa image. Sekumpulan tag yang saling terkait denganpersamaan bentuk sering juga disebut tag cloud, umunya tag cloud memiliki 30hingga 150 tag.

SOCIAL NETWORK
sebuah media (dalam pembahasan ini yaitu situs internet) untuk saling terhubung antara pengguna situs tersebut dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.

SEMANTIC WEB SUMMARY
Pengertian Semantic Web (Web Semantik) atau Definisi Semantic Web adalah pengembangan dari World Wide Web di mana makna semantik dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin untuk memprosesnya. Semantic Web berasal dari World Wide Web Konsorsium dari Web sebagai media universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan. Semantic Web terdiri dari seperangkat prinsip-prinsip desain, kelompok kerja kolaboratif, dan berbagai teknologi. Beberapa elemen dari Semantic Web yang dinyatakan sebagai calon masa depan dan unsur-unsur lain dari Semantic Web disajikan dalam spesifikasi formal dimaksudkan untuk memberikan deskripsi formal konsep, istilah, dan hubungan dalam satu domain tertentu.
     
XML (Extensible Markup Language) adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C (World Wide Web Consortium) untuk membuat dokumen markup keperluan pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam. XML merupakan kelanjutan dari HTML (HyperText Markup Language) yang merupakan bahasa standar untuk melacak Internet.
 
RDF (Resource Description Framework) adalah standar W3C untuk mendeskripsikan Web resources, seperti title, author, modification date, content, dan copyright information dari Web page.
     
OWL (Web Ontology Language) adalah salah satu bentuk ontology yang memang dirancang dengan tujuan untuk digunakan oleh aplikasi yang perlu memproses isi informasi ketimbang menampilkan informasi untuk konsumsi manusia. OWL merupakan rekomendasi W3C (World Wide Web Consortium) dalam penulisan ontology untuk web untuk web semantic. OWL dituliskan dalam syntax XML (eXtended Markup Language). Selain XML dalam OWL digunakan juga bahasa XMLS (XML Schema), RDF (Resource Description Framework) dan RDFS (RDF Schema) dan OWL itu sendiri.
     
Microformats adalah salah satu cara menambahkan penandaan sederhana agar tiap data mudah terbaca oleh manusia seperti peristiwa, rincian kontak atau lokasi pada halaman web sehingga informasi di dalamnya dapat diekstraksi oleh perangkat lunak dan diindeks, dicari, disimpan, bertukaran-referensi, atau dikombinasi. Secara teknis, hal-hal tersebut adalah bagian dari penandaan semantik yang hanya menggunakan standar “Plain Old Semantic (X)HTML” (yaitu “POSH”) saja dengan nilai “rel” dan satu set penamaan-kelas yang umum. Mereka digunakan dengan terbuka dan tersedia, bebas bagi siapa saja.
   
Microdata adalah Spesifikasi HTML yang berbasisi WHATWG yang digunakan untuk sarang simentik pada konten di halaman web. Microdata membantu teknologi seperti mesin pencari dan web crawler lebih memahami informasi apa yang terkandung dalam halaman web, menyediakan hasil pencarian yang lebih baik. Microdata adalah upaya untuk menyediakan cara sederhana annotating elemen HTML dengan tag dapat dibaca oleh mesin daripada pendekatan serupa menggunakan RDFa dan Microformats.

WEB SECURITY
Web Security adalah tata cara mengamankan aplikasi web yg dikelola dari ancaman hacker dan cracker. Biasanya yang bertanggung jawab melakukannya adalah pengelola aplikasi web tersebut.  Keamanan aplikasi web adalah cabang Keamanan Informasi yang secara khusus menangani keamanan website , aplikasi web dan layanan web . Pada tingkat tinggi, keamanan aplikasi Web mengacu pada prinsip-prinsip keamanan aplikasi tetapi berlaku mereka secara khusus untuk Internet dan Web sistem. Ada 3 prinsip utama dalam pengamanan sistem web, yaitu : Confidentiality, Integrity, dan Availability atau lebih dikenal dengan nama CIA.

1. CONFIDENTIALITY memiliki makna bahwa data-data ataupun informasi-informasi yang berada di dalam sebuah website hanya dapat di baca atau di akses oleh orang-orang yang memang memiliki kewenangan untuk mengaksesnya. Dalam era konsep Web 2.0 yang sedang berkembang beberapa tahun belakangan ini, sangat memungkinkan sebuah website untuk dapat memiliki lebih dari satu administrator. Contohnya adalah WordPress engine.Idealisme Web 2.0 yang dapat mengajak siapa pun menjadi kontributor artikel-artikel di dalam sebuah website, membuat siapa pun dapat mengakses halaman administrator untuk memberikan kontribusinya baik dalam bentuk artikel maupun manajemen. Hal ini sangat berbahaya mengingat pada halaman administrator kita dapat mengedit file-file yang menjadi theme dari website yang bersangkutan.

2. INTEGRITY memiliki pengertian data-data yang berada didalam server atau website hanya dapat diubah ataupun di delete oleh orang yang memiliki kewenangan untuk melakukan hal itu. Sebagai contoh proses transfer dari server ke client atau sebaliknya (dapat berupa upload maupun download), ternyata mengubah file yang sedang di transfer tersebut, hal ini mengindikasikan bahwa sebuah aplikasi website yang sedang digunakan tidak aman (insecure). Untuk membuat website menjadi lebih aman, hal ini tentunya harus dihindari. Salah satunya adalah dengan mengaplikasikan salah satu proses yang wajib ada dalam sebuah proses software engineering yaitu proses testing. Proses testing ini dibagi menjadi dua yaitu: – Black box testing – White box testing Secara sederhana black box testing adalah mengetes aplikasi yang diperuntukkan oleh user yang memang mengakses website tersebut (act like enduser -bertindaklah sebagai seorang user/pemakai). Sedangkan untuk whitebox testing mengkhususkan diri kepada testing fungsi-fungsi yang telah ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu (PHP, Perl, ASP, Javascript, dan lain sebagainya).

3. AVAILABILITY jika confidentiality bermakna hanya user yang memiliki kewenangan yang dapat melihat data tertentu yang tersimpan didalam sebuah server atau website, availability memiliki makna bahwa website harus dapat diakses jika user ingin menggunakannya.


SUMBER :
https://idcloudhost.com/pengertian-web-server-dan-fungsinya/
http://blog.hendri.web.id/user-generated-content/
http://hilmandroid.blogspot.co.id/2014/04/arsitektur-web-dan-aplikasi-utama.html
http://fathurahman-alafasy.blogspot.co.id/2015/05/pengertian-arsitektur-web-web-server.html
https://zakyafdika.wordpress.com/2014/04/01/definisi-web-science/dewe